Rabu, 21 Maret 2012

No Title


Ironis memang, cinta yang tidak mungkin di jalani,karena masing2 sudah memiliki pasangan. Tapi perasaan itu membuat mereka gila.
Terik matahari membakar tubuh Lia saat dia di parkiran kampus hendak pulang ke rumah. Tapi, tiba-tiba seseorang memanggilnya.
“Lia…kamu mau pulang?” Tanya Rika.
“iya, kenapa Rik?” Lia Tanya balik.
“aku ikut ya? Males ke rumah nih suntuk banget”
“sebenarnya aku males pulang juga sih, abis panas. Eh gimana kalo kita ke tempat Raska?” ajak Lia.
Lalu di tempat lain, Hp seorang cowok berbunyi. Dia menempelkan Hp itu ke telinganya. Dengan sedikit senyuman dia menjawab iya dan mematikan Hp-nya kemudian memasukkan benda mungil itu ke sakunya. Lima menit kemudian dia sudah sampai di parkiran.
“hai, jadi?” sapa Raska saat menemui Lia dan Rika.
“ya jadi donk…” sahut Rika.
Mereka bertiga ke kost Raska dan beristirahat di situ, Lia dan Rika memang tidak pulang karena mereka berdua masih ada ujian lagi, sedangkan Raska tidak. “Lapeeerrr…” keluh Lia. Akhirnya Raska membelikan mereka makanan. Karena memang di kost Raska tidak ada apa-apa. Saat Raska tiba, mereka langsung makan dengan lahapnya. Lalu Rika tertidur.
“Ka makasih banyak ya…”
“sama-sama, aku seneng lagi kalian mau ke sini nemenin aku”
“gimana pacar kamu?” Tanya Lia.
“dia baik aja, kamu sendiri gimana?”
“sama aja”
Mereka terus saling curhat. Padahal mereka tau sebenarnya itu pasti menyakitkan bagi mereka berdua. Karena mereka saling suka tapi sudah sama-sama punya pacar. Tapi siang itu perasaan mereka berdua tidak dapat lagi terbendung, saat Raska menggenggam tangan Lia, Lia pun meneteskan air mata.
“Raska, kenapa ini harus terjadi sama kita?” sesal Lia.
“aku juga ga tau, tapi perasaan kita ga boleh terus kaya gini”
“aku tau Ras, tapi hati aku sakit banget tiap liat kamu sama Hanny”
Perasaan itu memang tidak bisa disalahkan dia ada begitu saja dan mereka berdua tidak dapat menahan perasaan mereka.
Bersambung ...

Jumat, 02 Maret 2012

Sakit

Ada yg mengganjal di hatiku.
Banyak yang salah dengan smua ini.
Tapi sudah tidak bisa berhenti.
Semua yg terjadi semoga saja akan berbuah manis.

Pengen nangis rasanya....

Jumat, 24 Februari 2012

Mencari dalam Kegelapan

Mencarimu dalam kegelapan
Dan aku mulai tersesat dalam angan harapan bersamamu
Janji yang pernah kau ucapkan
Menjadi kekuatan dalam pencarianku
Tepenjara dalam keadaan yang tidak terbayangkan
Yang aku harap adalah kedatanganmu dalam hidupku,
Yang akan merubah segalanya
Dengan semua cinta yang kamu berikan
Tidak ada lagi yang aku inginkan selain dirimu
Bagai pujangga yang kehilangan kata
Dan bagai perahu yang kehilangan arah
Aku dan hatiku yang kau bawa pergi
Aku hanya ingin bersamamu
Mencarimu dalam kegetiran hati…


Finding you in the dark…
Lost in my heart…
I needed u…
Miss u and all this time with you…



Memejamkan mata berharap semua adalah mimpi, jika aku terbangun, berharap yang berada di sampingku adalah kamu. Kesedihan yang tiada akhir.
Aku harus bangkit untuk sesuatu yang semu. Mempertahankan kewarasanku dalam menjalani hidup ini tanpamu.

Hanya bisa melihatmu, kau melupakan aku, menghapus aku dari hidupmu. Bahagia dengan pilihanmu. Menjadikan dia yang beruntung.
Pintu yang kau janjikan, masihkah ada.
Di taman yang tiada akhir, penuh dengan keabadian.
Bisakah kau menggenggamku, membawaku dari lembah penderitaan.
Maukah kau menungguku…
Atau kau memilih bidadari lain untuk mengisi harimu, berada disampingmu.


Pedih hati…
Aku terlalu bodoh tidak bisa melupakanmu….

Selasa, 17 Januari 2012

ARAEDA

Darimu A (Kamu yang mengingatkan aku dan mengajarkan aku arti 'Kepercayaan'. Tidak pernah aku sadari, secarik suratmu ternyata menyimpan makna yang begitu mendalam).

Darimu R (Kamu yang mengajari aku tentang arti 'Kedewasaan'. Setelah semua cinta yang kamu berikan, manis dan pahit yang kamu berikan. Membuka pikiranku tentang sikap egois yang selama ini aku miliki).

Darimu A (Kamu yang mengajariku tentang arti sebuah 'Ketegaran'. Setelah begitu banyak kesedihan dan kepedihan yang kamu tunjukkan padaku. Baru aku sadari setelah aku banyak mengeluh dan meratapi sikapmu).

Darimu E (Kamu yang mengajari aku tentang arti sebuah 'Ketulusan'. Setelah semua pengorbanan yang kamu tunjukkan dan keburukan yang aku berikan, kamu tetap berbuat baik padaku).

Darimu D (Kamu yang mengajariku arti dari sebuah 'Kejujuran'. Begitu banyak kejadian yang kamu tunjukkan, yang tidak aku sadari setelah aku kehilangan orang ku sayangi akibat kebohongan).

Darimu A (Kamu yang mengajari arti sebuah 'Keberanian'. Setelah kamu tunjukkan begitu kerasnya hidup yang kamu jalani dengan penuh ketegaran melawan rasa takut).

DARIMU YANG MENDAMPINGIKU. KAMU YANG AKU JADIKAN IMAMKU. KAMU YANG MENGAJARI AKU ARTI SEBUAH "KESETIAAN". MEMBUKA MATA, HATI, DAN PIKIRANKU. SETELAH AKU KHIANATI KAMU, KAMU TETAP DENGAN TULUS DAN IKHLAS MENEMANI AKU.
Powered By Blogger

My Book Favorite

  • Breaking Down
  • Eclipse
  • Harry Potter 1-7
  • New Moon
  • Twilight